On Duty | parenting | Review

Bakteri ini mempengaruhi rasa bahagia pada anak!

June 3, 2019

#GrowHappy

Moms & Dads tahu gak kalo dalam tubuh ada bakteri yang bisa menimbulkan rasa happy?! Saya baru tahu tentang ini di kegiatan #GrowHappy bersama Nestlé lactogrow dan komunitas Indonesia Hijab Blogger minggu lalu. Semoga cerita ini bisa kasih insight Moms & Dads tentang tumbuh bahagia dimulai dari dalam diri anak yah 😉.

Orangtua mana yang tidak ingin melihat anaknya tumbuh bahagia. Setelah saya punya Mika (19 bulan), saya jadi paham perasaan orangtua waktu merawat & membesarkan saya. Bisa jadi mereka senewen juga ngurusin anak sulungnya ini 😅. Sama kayak perasaan saya antara gemes campur bahagia ngikutin tumbuh kembang Mika. Gemes kalo Mika lagi bertingkah yang gak sesuai sama hati emaknya. Meski saya tahu lagi periode tumbuh kembangnya begitu, tapi kalo hayati lelah kelakuan anak suka bikin makan hati yah 🤧. Makanya emak kudu bahagia dulu, Karena orangtua yang bahagia juga penting demi tumbuh kembang anak bahagia juga.

Lactogrow growhappy
Lactogrow growhappy

Apa yang bikin saya bahagia saat ini?

Di periode tumbuh kembang Mika 19 bulan ini, saya lagi dihadapkan tantangan baru yg lebih challenging ketimbang saat newborn. Mika yang masuk usia toodler (1-4 tahun) sudah punya kemauan mana yang dia suka atau enggak apalagi soal makan. Dia sudah bisa bilang ‘No’ kalo saya kasih makanan. Saat Mika lagi mau makan banyak, beuh saya sebagai emak merasa sangat berprestasi bahagia tak terkira, meskipun momen itu jarang terjadi 😷. Makanya kudu pinter-pinter nyari makanan tambahan anak biar nutrisinya terpenuhi.

Makanan tambahan apa yang baik untuk anak?

Kalo saya pribadi, jawabannya susu. Ngenalin susu ke Mika, ini bagian dari proses juga untuk lepas ASI nantinya. Dan nyatanya tekstur serta kandungan gizi yang ada pada susu mirip dengan asupan makanan sehari-hari seperti yang dikatakan oleh Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK pada kegiatan #GrowHappy minggu lalu. Menurut dokter Ray, anak yang sehat & bahagia bisa terlihat dari asupan makanannya. Makanan kaya nutrisi berkaitan dengan mood seseorang karena hormon yang dilepaskan ke seluruh tubuh.

Misalnya gini, pasti kita pernah ngadepin situasi nervous saat berbicara atau tampil depan umum. Lalu tanpa sadar perut kita ikut merespon keadaan ini entah dengan perasaan mules atau burping berlebihan atau lainnya. Ini ngebuktiin bahwa antara otak dan saluran pencernaan perut saling terhubung. Karena faktanya sel pembentuk otak dan usus adalah sel akar yang sama saat bayi dikandungan. Intinya sistem cerna yang sehat ngaruh banget sama kesehatan mental kita.

“Your gut is your second brain, mental health is rooted in gut health.”

Apa yang menghubungkan sistem cerna dan otak?

Salah satu yang berperan penting adalah probiotik. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang jika diatur dalam jumlah memadai akan memberikan manfaat pada tempat hidupnya.  Mikrobiotia usus ini mampu menghasilkan vitamin B12 dan vitamin K yang baik untuk perkembangan otak. Salah satu jenis probiotik baik untuk sistem cerna yaitu Lactobacillus reuteri.

Ini beberapa alasan kenapa Lactobacillus reuteri baik untuk pencernaan yang dijelaskan dokter Ray.

  • Dapat hidup di pH rendah dan lingkungan yang diperkaya enzim
  • Dapat menempel pada epitelium untuk interaksi host-probiotik
  • Kompetisi dengan mikroorganisme patogenik
  • Yang terpenting adalah keamanan
manfaat lactobacilus reuteri

Pada bayi atau anak yang belum dewasa probiotik ini jadi hal penting karena sistem cerna mereka yang belum matang. Dokter Ray mengatakan otot jonjot usus pada bayi masih terbuka atau open immature gut. Makanya anak yang mulai MPASI mudah terserang alergen, kolik, diare atau kelainan sistem cerna lainnya karena apa aja yang masuk ke dalam usus akan dicerna tanpa filter yang baik. Pemberian susu yang mengandung Lactobacillus reuteri bisa membantu kesehatan perut dan anak bahagia seperti yang terkandung pada Nestlé LACTOGROW. LACTOGROW dilengkapi dengan HAPPYNUTRI seperti kalsium, Omega 3&6, 12 Vitamin, minyak ikan serta 7 mineral.

Baca juga: Pelangi Di Launching Buku My Rainbow Days, Diana Rikarsari

Kapan waktu terbaik memberikan tambahan makanan susu?

Menurut dokter Ray, jangan memberikan susu saat jam makan anak. Karena anak yang sudah kenyang susu, tidak akan menyentuh makanannya. Baiknya berikan pada jam snack siang atau sore.  

WHO merekomendasikan pemberian ASI Ekslusif hingga bayi berusia 6 bulan dan lanjutkan selama mungkin. Susu pertumbuhan diformulasikan untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh anak diatas usia 1 tahun dan tidak diberikan untuk bayi. Baca label sebelum membeli

event Lactogrow growhappy
📷: @mirantizr
event Lactogrow growhappy
📷: @ray.w.basrowi

Pada acara #GrowHappy lalu saya juga diajarkan bagaimana mendukung anak bahagia dengan stimulasi yang tepat seperti yang disampaikan oleh psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjoyo, S. Psi. Jika kita mengerti ternyata caranya cukup mudah. Tapi yang pasti orangtua harus bahagia dulu yah 😆

Bagaimana membesarkan anak agar tumbuh bahagia?

  • Memberikan makan-makanan bergizi tepat waktu
  • Mendampingi anak saat bermain dan eksplorasi
  • Mengekspresikan emosi positif
  • Memastikan tidur anak cukup
  • Memberikan cinta tanpa syarat ke anak
  • Menjadi pendengar yang antusias dan baik bagi anak

Poin pertama juga ditegesin sama dokter Ray. Jangan pernah melewatkan waktu makan anak meski hanya satu suap. Karena anak butuh keteraturan agar emosinya terjaga. Secara psikologis keteraturan dapat menimbulkan perasaan aman dan nyaman. Rutinitas yang sehat di waktu makan dapat memicu energi dan pertumbuhan serta menjaga anak tetap tenang dan puas karena metabolisme yang baik. Saya berasa ketohok banget pas dokter bilang begitu, karena terkadang saya ngelewatin waktu makan Mika karena frustasi dia picky banget (maapin ibu ya nak 😓).

Baca juga : Anti panik menghadapi anak yang mulai aktif!

Dari ibu Vera, kita diajarkan gimana cara merespon anak dengan ekspresi positif. Biasakan untuk nanyain kabar anak tiap hari, pancing anak untuk bercerita setiap sebelum tidur tentang kegiatannya di hari itu. Meski Mika belum bisa diajak komunikasi aktif, tapi saya sadar dia mulai mengerti apa yang saya bicarakan. Dengan aktifitas seperti ini saya bisa lebih paham apa yang dia rasakan hari itu.

Indonesia Hijab Blogger
📷 : ihblogger

Menjadi pribadi yang bahagia bukan perkara aktivitas satu malam, tapi rutinitas yang harus diulang hingga anak mandiri. Jangan lupa, kenalin juga karakter seperti apa kita sebagai orangtua, jangan sampai anak mengalami trauma karena orangtua tidak bisa mengontrol emosi sepert menganggap remeh keseharian anak yang mereka rasa menyenangkan.

Apa sih yang biasa Moms & Dads lakukan agar anak #GrowHappy? Sharing yuk.

  1. ini nih noted banget, jangan pernah lewatkan waktu makan, walau pun sesuap. mamanya harus disiplin sama pola makan. kan kadang anak ga mau makan, ngakunya masih kenyang lalu diturutin aja xD haha, curcol. “Your gut is your second brain, mental health is rooted in gut health.” makasih sudah sharing ^^

  2. Bener apa yang dibilangin Ibu Vera, anak-anak tuh paling happy kalau beraktivitas bareng orang tuanya. Kalau aku sih biasanya masak, si abang tuh, anakku yang 6 tahun suka banget nemenin, bantu-bantu sekedar ngupas bawang aja bahagianya minta ampun.

  3. Sebentar lagi Mikha udah bisa ngobrol2 dan cerita2 yaaa, nanti pasti bakal ada obrolan2 absurd yang lucu hehehehe… Grow Happy yaaa Mikha!!

    Ternyata yg bikin aku & bocil hepi salah satunya ya beraktivitas bareng sambil ngobrol ngalor ngidul itu 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *