Uncategorized | zerowaste living

Cerdas Memilah Sampah Dari Rumah

November 8, 2019

Sudahkan Moms memulai pilah sampah dari rumah?

Tahukah sampah jenis apa yang bisa didaur ulang?

Sering gak merasa kewalahan saat memilah sampah?

Di tulisan ini saya akan sharing perjalanan dan pengalaman memilah sampah keluarga kami. Semoga saja bisa jadi inspirasi buat Moms 🙂

Kenapa hidup Minim Sampah?

Moms bisa tonton video  singkat ini. Video ini kurang lebih menggambarkan situasi pola konsumsi manusia saat ini. Apa yang terjadi di rumah, merupakan gambaran kecil apa yang terjadi di dunia.

Semoga hati dan pikiran kita cukup tercerahkan dengan video-video ini. 

Lalu apa yang harus kita lakukan?

Mulai dari mana?

Jika Moms sudah tergerak dengan niat dan motivasi untuk merubah pola hidup yang selaras dengan alam, selanjutnya adalah tindakan yang dilakukan. Cukup melakukan 3AH (CEGAH-PILAH-OLAH). Kita akan bahas tentang tindakan memilah sampah rumah tangga, karena meski terkesan mudah tapi kita sering kali kewalahan ngerjainnya. 

Bagaimana memulai pemilahan sampah pertama kali? 

Kita bertahun-tahun terbiasa dengan jargon “buanglah sampah pada tempatnya.” terserah sampahnya jenis apa dan tempatnya di mana saja, asal sudah kita buang maka masalah selesai. Makanya saat ini masyarakat kita tidak merasa bersalah buang sampah di mana aja, di jalan, di sungai, di mana aja asal rumah bersih maka kita sudah melakukan dengan tepat. Ini harus kita rubah bersama-sama. Sudah saatnya kita naik level dengan pemikiran yang bertanggung jawab “Mari Pilah sampah dari rumah dan salurkan pada tempat yang tepat.”

Pemilahan yang pertama harus dilakukan adalah. Pisahkan sampah organik dan sampah anorganik. 

Sampah organik seperti sisa sayur buah, makanan dan tulang-tulang harus punya tempatnya sendiri. Jika sampah jenis yang mudah terurai ini digabung dengan sampah anorganik yang sulit terurai, maka jangan heran banyak masalah yang terjadi di rumah. Mulai dari bau tidak sedap, tikus dan kecoa, serta emosi karena petugas kebersihan gak kunjung datang angkut sampah. 

Sampah organik itu adalah sumber makanan bagi makanan kita, maka mulailah dengan membuat kompos. Cara bikin kompos juga sangat mudah, beneran deh gampang banget. Semua yang dibutuhkan ada di sekitar rumah, no need fancy equipment you just need to learn and start. 

Banyak literatur tentang cara mengkompos sederhana di rumah. Moms bisa baca artikel dari zerowaste Indonesia ini. Saya gak akan bahas terlalu detail karena butuh waktu tersendiri untuk bahas kompos ini. 

Baca juga : Mengkompos itu mudah

Terus gimana dengan sampah anorganiknya?

Memilah sampah anorganik rumah tangga

Proses memilah ini dimaksudkan agar proses olah sampah (recycle) yang dilakukan selanjutnya oleh pengelola menjadi lebih mudah. Dengan milah sampah anorganik dari rumah, kita akan banyak mempermudah pekerjaan banyak orang, seperti pemulung, pelapak, petugas kebersihan dan mereka yg terkait didalamnya. Perlu diingat di sini, recycle bukan jadi exit door dari pola konsumsi harian kita. Kenapa?

Karena dari recycle pasti akan dibuat produk lagi dan produk itu akan kita pakai dan besar kemungkinan berakhir di TPA. Jadi hal pertama yang sebaiknya kita lakukan saat berminim sampah adalah menCEGAH dengan cara mengurangi pola konsumsi agar tercipta circular economy yang tidak menciptakan timbunan sampah seperti gambar ini. 

Sebelum memilah kita harus tahu sampah jenis apa saja yang tidak bisa didaur ulang. Hal ini agar kita bisa lebih selektif dalam memilih produk dalam kemasan. Berikut daftar jenis sampah yang tidak diterima olah bank sampah.

sumber website Bank Sampah Melati Bersih

Untuk jenis sampah yang diterima bank sampah untuk di daur ulang, Moms bisa liat daftarnya di bawah ini. 

Baca Juga: Panduan Pilah Sampah Rumah Tangga

Tapi perlu diingat di isi, ini adalah yang diterima bank sampah melati bersih. Bersyukur kalo di sekitar Moms ada bank sampah yang aktif dan bisa menerima jenis sampah tersebut. Karena banyak juga bank sampah yang hanya menerima jenis sampah tertentu, misalnya hanya botol amdk saja, sedangkan yang lain tidak menerima. Jadi Moms juga harus tahu saluran sampah terpilah yang menerima sampah sesuai jenisnya sekitar rumah kita. Kita akan bahas tentang saluran ini kemudian ya. 

Setelah kita tahu apa saja jenis sampah yang bisa di daur ulang. Selanjutnya kita menyiapkan wadah pilah dan beri label sesuai jenisnya. 

sumber instagram dkwardhani

Gunakan wadah yang tersedia di rumah & beri label sesuai jenis

Kita hanya perlu menggunakan wadah yang sudah ada dan tidak perlu dilapisi plastik lagi. Beri label sesuai jenis agar mudah untuk membedakan dan lebih informatif untuk anggota keluarga lainnya. Label seperti di atas bisa di download dan print mandiri pada link ini. 

Rinintya design X DK Wardhani Label Sampah

Atau Moms bisa buat dan gambar sendiri. Lakukan apapun yang bisa membuat proses pilah sampah menarik (seperti yang saya lakukan :))

Selanjutnya kita pilah sampah menjadi 5 jenis sampah (atau sesuaikan dengan pola konsumsi di rumah), kecuali buat kompos yah itu sudah ada wadahnya sendiri. Di rumah kami wadah pilah terbagi jadi lima

  1. Daur Ulang Campuran
  2. Sampah B3
  3. Kertas & kardus
  4. Lain-lain (yang terpaksa harus ke TPA)
  5. Residu (yang tidak bisa didaur ulang diolah jadi ecobrick)

Mari kita bahas satu-satu jenis sampah ini. 

Daur Ulang campuran

Berisi jenis sampah daur ulang yang bisa diterima oleh bank sampah, waste management, dan pelapak/ pengepul. Berdasarkan daftar panduan pilah sampah sebelumnya, wadah ini bisa berisi: emberan, Boncos, kaleng, alumunium, beling, bodong putih. 

Pastikan sampah pilah dalam kondisi kering sebelum dimasukan ke wadah agar menghindari bau tidak sedap. Jika berminyak, cuci bersih dan jemur terlebih dahulu. Jika bekas makanan kering, bisa di lap saja tanpa air asalkan kering. 

Sampah Bahan Berbahaya & Beracun (B3)

Tanpa sadar di rumah kita sebenernya banyak menyimpan B3. Dengan mengetahui jenis sampah ini, harapannya perlahan kita bisa mengurangi penggunaannya. Silahkan lihat link dan gambar ini untuk mengetahui potensi sampah B3 di rumah kita.

sumber website bank sampah melati bersih

Nah yang harus diperhatikan adalah kemasan produk pada sampah B3. Cara terbaik untuk pilah jenis ini adalah menghabiskan produk yang sudah ada. Misalnya dalam bentuk cairan pembersih lantai. Gunakan sampai habis dan bersihkan kemasan botol plastiknya sebelum masuk pada kategori emberan daur ulang campuran. 

Untuk yang berbentuk aerosol dan juga spray seperti pengharum ruangan dan juga obat nyamuk semprot, agak sulit untuk membersihkan kaleng kemasan bagian dalam. Nah yang tidak bisa dibersihkan ini, bisa dimasukan ke wadah pilah sampah B3. Kemasan kalengnnya bisa disalurkan ke bank sampah atau pengepul. Tapi ingat harus pastikan lagi apakah bank sampah dan pengepul sekitar kita menerima kemasan ini.

Untuk jenis limbah obat kadaluarsa dan peralatan medis ada penanganan tersendiri. Sila cek gambar dan link di bawah ini.

sumber instagram weddewi

Kertas & Kardus

Selain jenis kertas dan kardus, bekas bon atau receipt bisa masuk ke wadah ini. Jadi bon belanjaan jangan tercecer, kumpulkan di satu wadah dan salurkan yah. Kertas nasi coklat bisa dimasukan jenis pilah ini asalkan bagian plastiknya sudah terpisah dari kertas coklat. Lapisan plastik bisa masuk residu setelah dibersihkan dari minyak. 

Lain-lain (yang terpaksa harus ke TPA)

Yang masuk kategori ini adalah popok sekali pakai. Sebenernya pospak bisa di olah kembali jadi media tanam dan kerajinan tangan. Tapi butuh niat dan usaha yang lebih untuk mengolah popok. Moms harus sadar bahwa pospak yang tiap hari dihabiskan anak kita, pasti akan berakhir di TPA. Bahkan gak jarang yang buang di sungai atau pinggir jalan. Sampah pospak ini adalah sumber sampah terbesar kedua di kota besar Indonesia. Cara terbaik adalah mencegah dan beralih ke popok kain. Lain waktu kita bahas yang gimana cara olah limbah pospak. 

Residu (yang tidak bisa didaur ulang diolah jadi ecobrick)

Jenis sampah yang tidak diterima oleh bank sampah masuk dalam kategori ini. Misalnya plastik sachet, plastik laminasi (produk refill), selotip, sterofoam, kemasan mie instan, dll. Sampah jenis ini jangan sampai terbengkalai di TPA. Kita bisa olah jadi ecobrick yang bisa kita manfaatkan nantinya. Membuat ecobrick bisa jadi trash audit, bagaimana konsumsi kita selama ini. Apa saja yang mungkin dikurangi untuk mencegah menumpuknya residu. 

Moms sudah mengerti cara pilah sampah, lalu selanjutnya gimana?

Menyalurkan sampah terpilah rumah tangga

Kita sudah memilah dengan baik, selanjutnya kita salurkan pada tempat yang tepat. JANGAN MENYERAHKAN SAMPAH PILAH KE PETUGAS KEBERSIHAN (setidaknya untuk saat ini sampai pemerintah punya sistem yang tepat). Kalo Moms menyerahkan ke petugas kebersihan, jangan sedih kalo sampahnya tercampur lagi. Meski pemerintah saat ini sudah mencanangkan Gerakan Nasional Pilah Sampah Dari Rumah, tapi rasanya sistem pengelolaannya butuh waktu yg cukup lama. 

Jadi kita harus mandiri mencari saluran sampah terpilah yang tepat. Pilihannya beberapa saluran ini:

  • Bank Sampah
  • Waste Management
  • Pengepul / pelapak
  • Fasilitas Kesehatan (Ini berlaku untuk sampah B3 jenis alat medis)

Mari kita bahas satu persatu……

Bank Sampah

Ini sebenernya salurang yang bisa diandalkan. Tapi sayangnya gak semua wilayah ada bank sampah aktif. Misalnya ada di rumah saya daerah Karang Tengah, Tangerang setelah cek sana-sini gak ada bank sampah yang aktif. Bersyukurlah jika ada bank sampah aktif sekitar Moms. Moms bisa cek bank sampah sekitar kita di aplikasi MySmash https://www.instagram.com/mysmash_id/ . Kelebihan salurin sampah ke Bank Sampah adalah kita bisa merubah sampah jadi cash, karena sampah kita dihargai setiap kg-nya. 

Untuk daerah Bintaro BSD bisa cek instagram bank sampah Jaya danakirti https://www.instagram.com/jaya_danakirti/ . Mereka ada jadwal keliling untuk menjemput sampah pilah ke perumahan. Untuk daerah lain silahkan secara mandiri mencari yah 🙂

Waste Management

Perusahaan pengelola sampah yang banyak dikenal adalah waste4change. Moms bisa secara mandiri mengirimkan sampah ke kantor mereka di bekasi atau di drop box yang mereka sediakan https://www.instagram.com/waste4change/ 

Jika menyalurkan sampah ke sini bentuknya adalah donasi. Jadi jangan mengharapkan cash (ada yang mau mengolah sampah saja, saya sudah sangat berterimakasih, hehe)

Moms yang di daerah Kota tangerang bisa juga menyalurkan ke rebest. Indonesia https://www.instagram.com/rebest.indonesia/. Di kota-kota besar biasanya ada waste management tersendiri. Di akhir materi saya akan sharing list beberapa saluran yang sudah pernah saya kumpulkan

Pengepul/ pelapak

Hampir di setiap kota besar biasanya ada bandar pengepul atau pelapak. Biasanya lokasi mereka di tanah kosong nganggur berbentuk bendeng seng. Terkadang kita enggan masuk dan bertanya untuk tahu aktifitas mereka. Justru dari merekalah saluran sampah pilah paling efektif karena langsung tersalur ke pengelola/ perusahaan daur ulang. 

Jadi Moms bisa mulai survei lokasi pengepul/ pelapak. Jika ada tukang rongsok atau pemulung lewat depan rumah jangan ragu tanyakan sampah pilah apa yang mereka perlukan khususnya sampah kemasan B3. Untuk sampah kemasan B3 yang jenis aerosol atau spray saya menyalurkannya ke pengepul dekat rumah.  

Untuk daerah kemanggisan sekitarnya, saya sendiri ada mitra pengepul yang saya percaya. Moms yang ada di sekitar sini bisa mengirimkan donasi sampah pilahnya ke alamat ini ya. 

Bapak Bewok / Jalan Haji Junaidi Tower Haji Harun, Kemanggisan, Jakarta Barat 11480 / 0877-8434-6877

TIPS AGAR TIDAK KEWALAHAN PILAH SAMPAH

  • Setelah menggunakan produk dalam kemasan segera bersihkan
  • Pisahkan di wadah tersendiri kemasan yang kotor untuk di bersihkan kemudian
  • Jangan menyimpan kemasan kotor lebih dari 3 hari. Lebih dari itu pasti malas ngerjain
  • Ajak anggota keluarga lain untuk membersihkan dan pilah kemasan bekas pakai (ini gak instan, banyakin sabar dan senyum aja ya Moms 🙂
  • Bertanggung jawab atas sampah kemasan masing-masing 
  • Ajari anak untuk bersihkan dan pilah sampah sejak dini
  • Jadikan kegiatan membuat ecobrick saat menyenangkan untuk edukasi bersama anak

Di awal proses kita beralih untuk minim sampah pasti tantangannya berat. Tapi percayalah konsistensi kita pasti akan membuahkan hasil dan Insya Allah, Gusti Allah senang akan usaha kita. Ini tidaklah seberapa jika dibandingkan perjuangan Rasullah SAW. Bayangkan saja gimana penolakan saat Rasullah SAW berdakwah menyebarkan ajaran Islam. Lakukan dengan hati senang yah Moms karena ini adalah proses yang panjang. Selamat memilah sampah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *